Home / Konsultansi SMK3 / 5 Tahapan Audit Eksternal SMK3 [Part 2]

5 Tahapan Audit Eksternal SMK3 [Part 2]

Posted on

5 Tahapan Audit Eksternal SMK3 [Part 2]

 

3. Pertemuan Tim Auditor SMK3

Dalam pertemuan ini, tim auditor SMK3 akan menganalisis, mengkaji, dan menentukan penilaian kriteria sesuai hasil temuan. Ketentuan penilaian hasil audit SMK3 dibagi menjadi tiga kategori, di antaranya:

Selain penilaian di atas, juga dilakukan penilaian terhadap perusahaan berdasarkan kriteria yang menurut sifatnya dibagi atas tiga kategori, yaitu:

Kategori Kritikal

Penilaian terhadap kriteria audit SMK3 dengan kategori kritikal ditetapkan terhadap temuan pada peralatan/mesin/pesawat/instalasi/bahan, cara kerja, sifat kerja, lingkungan kerja dan proses kerja yang dapat menimbulkan korban jiwa.

Kategori Mayor

Penilaian terhadap kriteria audit SMK3 dengan kategori kritikal ditetapkan terhadap:

  • Tidak memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan
  • Tidak melaksanakan salah satu prinsip SMK3
  • Terdapat temuan minor untuk satu kriteria audit di beberapa lokasi.

Kategori Minor

Penilaian terhadap kriteria audit SMk3 dengan kategori minor ditetapkan terhadap ketidak-konsistenan dalam pemenuhan persyaratan peraturan perundang-undangan, standar, pedoman, dan acuan lainnya.

Bagi perusahaan yang termasuk pada kategori kritikal atau mayor, maka dinilai belum berhasil menerapkan SMK3 dan penilaian tingkat penerapan SMK3 tidak mengacu pada tabel di atas.

4. Pertemuan Penutup

Auditor dan pengurus perusahaan melakukan pertemuan penutup guna mengakhiri rangkaian audit eksternal yang telah dilaksanakan. Dalam pertemuan ini auditor menyampaikan hasil temuan beserta kriterianya, tindakan perbaikan atau peningkatan (bila perlu) serta memberitahukan hasil penilaian audit dan pernyataan apakah perusahaan dinyatakan berhasil atau tidak berhasil menyandang sertifikat SMK3.

5. Penyusunan Laporan Audit SMK3

Lembaga audit akan membuat hasil laporan dan mengeluarkan laporan hasil audit SMK3 serta memberikan rekomendasi tingkat pencapaian penerapan SMK3 perusahaan. Laporan audit SMK3 ini akan menjadi bahan pertimbangan Menteri untuk memberikan penghargaan sesuai dengan tingkat penerapan dan kategori penilaian hasil audit SMK3.

Bentuk laporan harus sesuai dengan PP Nomor 50 Tahun 2012, yang memuat:

  • Nama perusahaan yang diaudit dan jenis usahanya
  • Lingkup audit, meliputi nama tempat kerja yang diaudit, unit kerja proses/bagian tempat kerja, lokasi audit, dan seterusnya.
  • Tingkat audit (awal/transisi/lanjutan)
  • Waktu dan tempat pelaksanaan audit
  • Tujuan audit
  • Tim auditor
  • Gambaran umum tempat kerja, mencakup proses produksi dan penerapan K3
  • Jadwal audit, mencakup kegiatan, waktu, keterangan, dan penghubung pada saat pertemuan awal, pemeriksaan dan penilaian kriteria, dan pertemuan akhir.
  • Daftar kriteria audit dan pemenuhannya, mencakup keterangan nomor kriteria, kriteria yang tidak berlaku, kesesuaian, dan ketidaksesuaian (mayor atau minor)
  • Penjelasan tentang kriteria yang tidak berlaku (elemen/kriteria yang tidak bisa diterapkan)
  • Uraian temuan ketidaksesuaian (uraian mengenai temuan yang tidak sesuai minor/mayor)
  • Tindak lanjut berupa saran perbaikan ketidaksesuaian
  • Hasil audit (kesimpulan presentasi perolehan hasil audit).
  • Data pendukung laporan audit, mencakup daftar pertemuan perusahaan yang diaudit dan respons perusahaan terhadap tindak lanjut temuan ketidaksesuaian.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top
error: Content is protected !!
WhatsApp chat